Harapan atau asa adalah bentuk dasar dari kepercayaan akan sesuatu yang diinginkan akan didapatkan atau suatu kejadian akan bebuah kebaikan di waktu yang akan datang. Pada umumnya harapan berbentuk abstrak, tidak tampak, namun diyakini bahkan terkadang, dibatin dan dijadikan sugesti agar terwujud.
Antara harapan dan cita-cita terdapat persamaan yaitu : keduanya menyangkut masa depan karena belum terwujud, pada umumnya dengan cita-cita maupun harapan orang menginginkan hal yang lebih baik atau meningkat.
Contoh harapan, seorang ibu berharap anaknya menjadi orang yang sukses maka ibu itu selalu mengajarkan anaknya untuk selalu rajin belajar.
Doa adalah memohon atau meminta pertolongan kepada Allah SWT. Akan tetapi bukan berarti hanya orang-orang yang sedang ditimpa musibah saja yang layak memanjatkan doa. Dalam keadaan segar-bugar dan tidak kekurangan suatu apa pun, sebagai manusia, kiranya kita layak berdoa. Setidaknya berdoalah memohon perkenan Allah SWT untuk mengampuni segala dosa-dosa, baik yang kita segaja maupun tidak. Juga meminta tetap diberi kekuatan iman dan kesehatan agar dapat melaksanakan segala perintah-Nya. Lalu memohon perlindungan-Nya dari gangguan setan dan hawa nafsu kita sendiri supaya tidak terjerembab dalam jurang maksiat.
Macam-macam doa
DO'A SEBELUM MAKAN
أَللّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْمَا رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Ya Allah, berkahilah kami dalam rezeki yang telah Engkau anugerahkan kepada kami,dan peliharalah kami dari siksa api neraka
DO'A SETELAH MAKAN
أَلْحَمْدُ للهِ الَّذِى أَطْعَمَنَا وَسَقَاَنَا وَجَعَلَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ
( alhamdulillahilladzi ath'amanaa wa saqoonaa wa ja'alanaa minal muslimiina )
Artinya
Segala puji bagi Allah yang telah memberi makan dan minum, serta menjadikan kami bagian dari golongan orang orang islam.
DO'A SEBELUM TIDUR
بِاسْمِكَ اللّهُمَّ أَحْيَا وَبِاسْمِكَ أَمُوْتُ
( Bismikaallahumma ahyaa wa bismika amuutu )
Artinya
Dengan nama Mu ya allah aku hidup dan dengan nama Mu pula aku mati
DO'A BANGUN TIDUR
أَلْحَمْدُ لِلّهِ الَّذِى أَحْيَانَا بَعْدَمَا أَمَاتَنَا وَاِلَيْهِ النُّشُوْرُ
( Alhamdulillahilladzi ahyaanaa ba'da maa amaatanaa wailaihinnusyuru )
Artinya
Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami dan hanya kepada Nya lah kami kembali.
Kepercayaan adalah suatu keadaan psikologis pada saat seseorang menganggap suatu premis benar.
Teori kebenaran:
1. Teori Koherensi : suatu pernyataan dianggap benar bila pernyataan itu
bersifat koheren atau konsisten dengan pernyataan – pernyataan sebelumnya yang dianggap benar. Misalnya setiap manusia pasti mati. Paul manusia. Paul pasti mati.
2. Teori Korespondensi : teori yang menyatakan bahwa suatu pernyataan benar bila materi pengetahuan yang dikandung penyataan itu berkorespondesni (berhubungan dengan) obyek yagn dituju oleh pernyataan tersebut.
3. Teori Pragmatis : Kebenaran suatu pernyataan diukur dengan criteria apakah pernyataan tersebut bersifat fungsional dalam kehidupan praktis.
Usaha manusia untuk meningkatkan kepercayaan pada tuhan:
l Meningkatkan ketaqwaan dengan beribadah kepada Tuhan
l Meningkatkan pengabdian pada masyarakat
l Meningkatkan rasa cinta kita pada sesama dengan saling menolong dan menjadi orang yang dermawan
l Mengurangi nafsu untuk mengumpulkan harta yang berlebih
l Menekan rasa negatif, iri, dengki, benci dan dsb
Kesimpulan: setiap manusia mempunyai harapan, rasa keinginan, dan kepercayaan. Untuk mencapai harapan manusia harus selalu berusaha dan berdoa, harus percaya kalau ia pasti bisa mencapai harapan itu agar bisa terwujud.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar