sumber: LINE, sajak RINDU
Selasa, 08 Desember 2015
paper 10
Jumat, 27 November 2015
paper 9 (manusia dan penderitaan)
Paper 9
Manusia dan Penderitaan
Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat lahir atau batin, atau lahir batin. Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat ada juga yang ringan.
Siksaan atau penyiksaan (Bahasa Inggris: torture) digunakan untuk merujuk pada penciptaan rasa sakit untuk menghancurkan kekerasan hati korban. Segala tindakan yang menyebabkan penderitaan, baik secara fisik maupun psikologis, yang dengan sengaja dilakukkan terhadap seseorang dengan tujuan intimidasi, balas dendam, hukuman, sadisme, pemaksaan informasi, atau mendapatkan pengakuan palsu untuk propaganda atau tujuan politik dapat disebut sebagai penyiksaan.
Pengertian kekalutan mental merupakan suatu keadaan dimana jiwa seseorang mengalami kekacauan dan kebingungan dalam dirinya sehingga ia merasa tidak berdaya. Saat mendapat kekalutan mental berarti seseorang tersebut sedang mengalami kejatuhan mental dan tidak tahu apa yang mesti dilakukan oleh orang tersebut. Dengan mental yang jatuh tersebut tak jarang membuat orang yang mengalami kejatuhan mental menjadi tak waras lagi atau gila.
Setiap manusia yang ada di dunia ini pasti akan mengalami penderitaan, baik yang berat maupun yang ringan. Penderitaan adalah bagian kehidupan manusia yang bersifat kodrati. Karena tergantung kepada manusia itu sendiri bisa menyelesaikan masalah itu semaksimal mungkin apa tidak. Manusia adalah makhluk berbudaya, dengan budaya itulah ia berusaha mengatasi penderitaan yang mengancam hidupnya atau yang dialaminya. Hal ini bisa mebuat manusia kreatif, baik bagi penderita sendiri maupun bagi orang lain yang melihat atau berada di sekitarnya.
Bagi media masa dan seniman penderitaan dibuat melalui karya sastra yang dapat dikomunikasikan kepada masyarakat sehingga ikut merasakan penderiaan tersebut. Dalam dunia modern sekarang ini kemungkinan terjadi penderitaan itu lebih besar. Hal ini telah dibuktikan oleh kemajuan teknologi dan sebagainya. Penderitaan yang terjadi di seluruh dunia merupakan salahs atu obyek sasaran media massa untuk membuat berita,kemudian akan sampai ke seluruh penjuru masyarakat termasukpara seniman yang kemudian akan mengapresiasikan rasasimpatinya melalui karya seni.
Sebab-sebab penderitaan:
*Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia.
*Penderitaan yang menimpa manusia karena perbuatan buruk manusia dapat terjadi dalam hubungan sesama manusia dan hubungan manusia dengan alam sekitamya. *Penderitaan ini kadang disebut nasib buruk. Nasib buruk ini dapat diperbaiki manusia supaya menjadi baik. Dengan kata lain, manusialah yang dapat mempetbaiki nasibnya. *Perbedaan nasib buruk dan takdir, kalau takdir, Tuhan yang menentukan sedangkan nasib buruk itu manusia penyebabnya. Karena perbuatan buruk antara sesama manusia maka manusia lain menjadi menderita.
Pengaruh penderitaan
a. Pengaruh Negatif
Orang yang mengalami penderitaan mungkin memperoleh pengaruh bermacam- macam sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap negative, misalnya penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, atau ingin bunuh diri.
b. Pengaruh Positif
Orang yang mengalami penderitaan mungkin juga akan memperoleh sikap positif dalam dirinya. Sikap positif adalah sikap optimis mengatasi penderitaan hidup, bahwa hidup bukan hanya rangkaian penderitaan, melaikan juga perjuangan membebaskan diri dari penderitaan. Penderitaan juga bisa menjadi introspeksi diri bagi diri kita agar bisa mengoreksi semua kesalahan yang ada dalam diri kita agar kehidupan kita jauh lebih baik.
Minggu, 15 November 2015
ilmu budaya dasar - foto keindahan (paper8)
keindahan candi borobudur ciptaan manusia dan pemandangan ciptaan tuhan. candi borobudur sebuah candi peninggalan kerajaan buddha di indonesia, sebuah peninggalan yang dibuat sendiri oleh tangan para penganut agama buddha. dan pemandangan gunung ciptaan tuhan yang makin memperindah candi tersebut. betapa indah hasil karya manusia dan ciptaan tuhan yang tiada tara ini
Senin, 09 November 2015
manusia dengan keindahan (paper7)
Paper 7
Manusia dengan Keindahan
Keindahan, sifat atau ciri dari orang, hewan, tempat, objek, atau gagasan yang memberikan pengalaman persepsi kesenangan, bermakna, atau kepuasan. Dalam kamus bahasa indonesia diartukan sebagai yang enak dipandang, cantik, bagus, benar, atau elok.
Renungan, memiliki arti tidak melakukan apa apa (diam) namun di dalamnya kita memikirkan sesuatu, ataupun seseorang. Biasanya seseorang merenung ketika ia ingin merasakan, dan ingin mengungkapkan apa yang ada dalam pikirannya.
Keserasian, adalah perbandingan antar dua belah sesuatu menjadi sesuatu yang cocok. Serasi bukan hanya sesuatu yang cocok dan wajar, namun sesuatu yang memiliki nilai lebih dan wajar. Dalam hubungannya dengan keindahan, keserasian memiliki makna perpaduan antara berbagai unsur yang menjadi satu sehingga menimbulkan satu bentuk keindahan. Sehingga keserasian mempunyai kaitan yang sangat erat, jika tidak ada keserasian maka tidak ada keindahan.
Menurut saya hubungan manusia dengan keindahan sangat erat, seperti contohnya sebuah tarian akan terlihat indah jika manusia yang melakukannya, sebuah lukisan terlihat indah karena hasil tangan manusia, kerajinan tangan terlihat indah karena hasil tangan manusia. Maka dari itu mengapa saya mengatakan hubungan keindahan sangat berkaitan erat dengan manusia, karena keindahan itu sendiri ada karena manusia itu ada, dan manusia juga yang melakukan.
Minggu, 25 Oktober 2015
tugas Ilmu Budaya Dasar (paper 5)
Paper 5
Manusia
dan Cinta Kasih
Cinta adalah rasa sangat suka atau sayang
ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih,
artinya perasaan sayang atau cinta atau sangat menaruh belas kasihan. Dengan
demikian cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada
seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan. Terdapat perbedaan antara
cinta dan kasih, cinta lebih mengandung pengertian tentang rasa yang mendalam
sedangkan kasih merupakan pengungkapan untuk mengeluarkan rasa, mengarah kepada
yang dicintai.
Dalam agama islam cinta dapat diartikan sebagai
kasih sayang. Dan kasih sayang itu memunyai tingkatan tingkatan yang berbeda. Didalam kitab suci Al Quran ditemui adanya fenomena cinta
yang bersembunyi dalam jiwa manusia. Cinta memiliki 3 tingkatan yaitu tinggi,
menengah dan rendah. Cinta tingkat tinggi adalah cinta kepada Allah, rasulallah
dan berjihad dijalan Allah. Cinta tingkat menengah adalah cinta kepada orang
tua, anak, saudara, istri/suami dan kerabat. Cinta tingkat renda adanya cinta
yang lebih mengutamakan cinta keluarga, kerabat, harta dan tempat tinggal.
Kasih sayang adalah suatu sikap saling menghormati
dan mengasihi semua ciptaan Tuhan baik mahluk hidup maupun benda mati seperti
menyayangi diri sendiri sendiri berlandaskan hati nurani yang luhur.
Kemesraan berasal dari kata dasar mesra, yang
artinya perasaan simpati yang akrab.kemesraan ialah hubungan yang akrab baik
antara pria dan wanita yang sedang dimabuk asmara maupun yang sudah berumah
tangga. Kemesraan pada dasarnya merupakan perwujudan kasih sayang yang
mendalam. Filusuf Rusia dalam bukunya makna kasih mengatakan “jika seorang
pemuda jatuh cinta pada seorang gadis secara serius, ia terlempar keluar dari
cinta diri, Ia mulai hidup untuk orang lain” Pernyataan ini dijabarkan
secara indah oleh William Shakespeare dalam kisah “Romeo dan Juliet”, bila di
Indonesia kisah ”Roro Mendut dan Prono Citro” Yose Ortage Y. Gasset dalam
novelnya “On Love” mengatakan, dikedalam sanubarinya seorang pencinta merasa
dirinya bersatu tanpa syarat dengan obyek cintanya. Persatuan bersifat
kebersamaan yang mendasar dan melibatkan seluruh
eksistensinya. Selanjutnya Yose mengatakan, bahwa si pencinta tidaklah
kehilangan pribadinya dalam aliran enersi cinta tersebut. Malahan pribadinya
akan diperkaya, dan dibebaskan. Cinta yang demikian merupakan pintu bagi
seseorang untuk mengenal dirinya sendiri.
Pemujaan adalah salah satu manifestasi cinta
manusia kepada Tuhannya yang di wujudkan dalam bentuk komunikasi
ritual.Kecintaan manusia kepada Tuhan tidak dapat di pisahakan dari kehidupan
manusia.Hal ini adalah karena pemujaan kepada Tuhan adalah inti, nilai dan
makna kehidupan yang sebenarnya.Pemujaan-pemujaan itu sebenarnya karena manusia
ingin berkomunikasi dengan Tuhannya. Hal ini berarti manusia mohon ampun atas
segala dosanya, mohon perlindungan, mohon di limpahkan kebijaksanaan, agar di
tunjukkan jalan yang benar, mohondi tambahkan segala kekurangan yang ada
padanya, dan lain-lain.
Belas kasihan, welas asih, atau kepedulian adalah emosi manusia yang
muncul akibat penderitaan orang lain. Lebih kuat daripadaempati, perasaan ini
biasanya memunculkan usaha mengurangi penderitaan orang lain.
Cinta kasih erotis yaitu kehausan akan penyatuan yang
sempurna, akan penyatuan dengan seseorang lainnya. cinta kasih erotis bersifat
ekslusif, bukan universal, pertama-tama cinta kasih erotis kerap kali di
campurbaurkan dengan pengalaman yang dapat di eksplosif berupan jatuh cinta.
Tetapi seperti yang telah dikatakan terlebih dahulu , pengalaman intimitas,
kemesraan yang tiba-tiba ini pada hakekatnya hanya sementara. Keinginan seksual
menuju kepada penyatuan diri, tetapi sekali-kali bukan merupakan nafsu fisi
belaka, untuk meredakan ketegangan yang menyakitkan. Rupanya keinginan seksual
dengan mudah dapat di dicampuri atau di stimulasi oleh tiap-tiap perasaan yang
mendalam. Dalam cinta kasih erotis terdapat eksklusivitas yang tidak terdapat
dalam cinta kasih persaudaraan dan cinta kasih keibuan, sering kali
eksklusivitas dalam cinta kasih erotis di salah tafsirkan dan di artikan
sebagai suatu ikatan hak milik, contoh sering kita jumpai separang orang-orang
yang sedang saling mencintai tanpa merasakan cinta kasih terhadap setiap orang
lainya. Cinta kasih erotis apabila ia benar-benar cinta kasih, mempunyai satu
pendirian yaitu bahwa seseorang sunguh-sunguh mencintai dan mengasihi dengan
jiwanya yang sedalam-dalamnya dan menerima pribadi orang lain(wanita ataupun
pria). Hal ini merupakan dasar gagasan bahwa suatu pernikahan tradisional, yang
kedua mempelainya tidak pernah memilih jodohnya sendiri, beda halnya dengan
kebudayaan barat/ zaman sekarang, gagasan itu ternyata tidak dapat diterima
sama sekali. Cinta kasih hanya di anggap sebagai hasil suatu reaksi emosional
dan spontan. Dengan demikian, bahwa cinta kasih erotis merupakan atraksi
individual belaka maupun pandangan bahwa cinta kasih erotis itu tidak lain dari
perbuatan kemauan.
Menurut saya hubungan manusia dan cinta kasih sangat erat,
sebab seorang manusia diberikan hati nurani sejak ia ada di dunia. Diberikan hati
agar manusia mempunyai rasa sayang, rasa cinta, rasa kasih kepada manusia
lainnya. Orang jahatpun pasti mempunyai rasa cinta kasih. Karena tanpa cinta
kasih hidup manusia akan gelap bagai tak ada cahaya.
Jumat, 16 Oktober 2015
tugas Ilmu Budaya Dasar (paper 3 dan paper 4)
Manusia
dan Kesusastraan
Paper 3
1.
Pendekatan Kasus Kesusastraan
pengertian
Sastra
Sastra
berasal dari kata castra berarti tulisan.
Dari makna asalnya dulu, sastra meliputi segala bentuk dan macam tulisan yang
ditulis oleh manusia, seperti catatan ilmu pengetahuan, kitab-kitab suci,
surat-surat, undang-undang, dan sebagainya.Sastra dalam arti khusus yang kita
gunakan dalam konteks kebudayaan, adalah ekspresi gagasan dan perasaan manusia.
Jadi,pengertian sastra sebagai hasil budaya dapat
diartikan sebagai bentuk upaya manusia untuk mengungkapkan gagasannya melalui
bahasa yang lahir dari perasaan dan pemikirannya.
Jenis-jenis
sastra
Sastra (bahasa sangsekerta shastra)
menupakan kata serapan yang mengandung instruksi atau pedoman, secara etimologi
(asal usul kata) sastra ada bahasa yang indah atau tulisan yang indah. Secara
umum jenis jenis sastra terbagi menjadi enam jenis
yaitu :
1. Novel
Novel
merupakan karya sastra fiksi atau karangan isinya biasanya berisi tentang
cerita cinta, atau cerita
misteri, penulis novel disebut novelis
2. Cerpen
Cerpen merupakan jenis sastra karya
tulis yang menggambarkan kejadian singkat, cepat pada tujuannya, cerpen
merupakan hasil paralel dari tradisi penceritaan lisan.
Contoh
cerpen:
3.
Syair
Syair merupakan puisi atau karangan
dalam bentuk terikat yang mementingkan irama sajak. Biasanya terdiri dari 4
baris, berirama aaaa, keempat baris tersebut mengandung arti atau maksud
penyair (pada pantun, 2 baris terakhir yang mengandung maksud).
Contoh
syair :
4. Pantun
salah satu jenis puisi lama ,
lazimnya pantun terdiri atas empat larik (atau empat baris bila dituliskan),
bersajak akhir dengan pola a-b-a-b dan a-a-a-a (tidak boleh a-a-b-b, atau
a-b-b-a).
5. .
Drama
Satu bentuk karya sastra yang
memiliki bagian untuk diperankan oleh aktor. Drama juga terkadang
dikombinasikan dengan musik dan tarian, sebagaimana sebuah opera.
6.
Puisi
Puisi
merupakan tulasan yang menggambarkan perasaan, baik suka duka atau bahagia,
dalam penulisan puisi tidak beraturan, kadang-kadang puisi ditulis hanya
beberapa kalimat yang diulang-ulang, yang selalui disisipkan majas yang membuat
puisi itu semakin indah.
contoh
puisi :
Pengertian
Seni
pengertian Seni berasal dari kata SANI yang
artinya Jiwa Yang Luhur/ Ketulusan jiwa. Jadi seni itu adalah keahlian untuk
membuat suatu karya dari ekspresi dalam diri seseorang (seniman). Karena seni
adalah ekspresi yang sifatnya tidak normative maka seni lebih mudah untuk
berkomunikasi. Karena tidak normative, nilai-nilai yang disampaikannya lebih
fleksibel, baik isinya maupun cara penyampaiannya.
Seni dibagi 4 jenis :
1. Seni Musik adalah
curahan perasaan seseorang yang dituangkan dalam bentuk nada dan syair yang
indah. Seni musik juga dapat diartikan sebagai bagian dari aktivitas kultur dan
sosial manusia , dimana seni music digunakan untuk mengekspresikan perasaan dan
idenya. Dalam Seni Musik terdapat 2 (dua) unsur yaitu :
– Vocal adalah
alunan nada-nada yang keluar dari suara manusia.
– Instrument adalah
nada-nada yang keluar dari alat musik yang digunakan.
2.
Seni rupa adalah cabang seni yang
membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan
rabaan. Kesan ini diciptakan dengan mengolah konsep garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan pencahayaan dengan
acuan estetika.
Dalam seni rupa terdapat tiga kategori yaitu:
–
Seni rupa murni
–
Seni rupa kriya
–
Seni rupa desain
3. Seni Drama adalah
curahan perasaaan seseorang yang dituangkan dalam bentuk gerak bercerita yang
diramu dengan musik yang sesuai. Di Indonesia, pertunjukan sejenis drama
mempunyai istilah yang bermacam-macam, seperti:
– Ketoprak
– Ludruk (di Jawa
Tengah dan Jawa Timur)
– Lenong (Betawi)
– Randai (minang)
– Reog (Jawa Barat)
– Rangda (Bali) dan
sebagainya.
4. Seni Tari adalah
curahan perasaan seseorang yang dituangkan dalam bentuk gerak anggota badan
yang teratur dan berirama. Unsur-unsur tari terbagi menjadi 3 yaitu:
– WIRAGA yaitu
gerak utama dalam tari
– WIRAMA yaitu
irama yang menyatu dengan tarian
– WIRASA yaitu
penghayatan penari terhadap gerak tari yang dilakukan
didalam dunia sastra ada mempunyai 3
peranan yang penting yaitu sebagai berikut:
1. Alasan
pertama, karena sastra mempergunakan bahasa, sementara itu bahasa mempunyai
kemampuan untuk menanpung hampir semua pertanyaan kegiatan manusia.
2. Sastra
juga lebih mudah berkomunikasi, Karen pada hakekatnya karya sastra adalah
penjabaran abstraksi, sementara itu filsafat, yang juga mempergunakan bahasa,
adalah abstraksi cinta kasih, kebahagiaan, kebebasan, dan lainya yang digarap
oleh filsafat adalah abstrak. Sifat abstak inilah yang menyebabkan
filsafat kurang berkomunikasi.
3. Sastar
juga didukung oleh cerita. Dengan cerita orang lebih mudah tertarik, dan dengan
cerita orang lebih mudah mengemukakan gagasan-gagasannya dalam bentuk yang
tidak normative. Cabang-cabang sini yang lain juga dapat menarik tanpa cerita,
akan tetapi sulit bagi penciptanya mengemukakan gagasanya. Dalam music
misalnya penciptanya terbawa suasna oleh melodinya.
2.
Budaya
dan Prosa
Ilmu
Budaya Dasar secara sederhana adalah pengetahuan yang diharapkan mampu
memberikan pengetahuan dasar dan umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan
untuk mengkaji masalah manusia dan kebudayaan . Suatu karya dapat saja
mengungkapkan lebih dari satu masalah, sehingga ilmu budaya dasar bukan ilmu
sastra, ilmu filsafat ataupun ilmu tari yang terdapat dalam pengetahuan budaya,
tetapi ilmu budaya dasar menggunakan karya yang terdapat dalam pengetahuan
budaya untuk .
Pengetahuan
budaya mengkaji masalah nilai-nilai manusia sebagai mahluk berbudaya (homo
humanus). Sedangkan ilmu budaya dasar bukan ilmu tentang budaya, melainkan
mengenai pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep.
Pokok-pokok
yang terkandung dari beberapa devinisi kebudayaan
1.
Kebudayaan yang terdapat antara umat manusia sangat beragam
2.
Kebudayaan didapat dan diteruskan melalui pelajaran
3.
Kebudayaan terjabarkan dari komponen-komponen biologi, psikologi dan sosiologi
4.
Kebudayaan berstruktur dan terbagi dalam aspek-aspek kesenian, bahasa, adat
istiadat,
budaya
daerah dan budaya nasional
Ilmu
Budaya Dasar Merupakan Pengetahuan Tentang Perilaku Dasar-Dasar Dari Manusia.
Unsur-unsur kebudayaan
1.
Sistem Religi/ Kepercayaan
2.
Sistem organisasi kemasyarakatan
3.
Ilmu Pengetahuan
4.
Bahasa dan kesenian
5.
Mata pencaharian hidup
6.
Peralatan dan teknologi
Prosa
adalah suatu jenis tulisan yang dibedakan dengan puisi karena variasi ritme
(rhythm) yang dimilikinya lebih besar, serta bahasanya yang lebih sesuai dengan
arti leksikalnya. Kata prosa itu sendiri berasal dari bahasa Latin “prosa” yang
artinya “terus terang”. Jenis tulisan prosa biasanya digunakan untuk
mendeskripsikan suatu fakta atau ide. Karena itu, prosa dapat digunakan untuk
surat kabar, majalah, novel, ensiklopedia, surat, serta berbagai jenis media
lainnya. Prosa juga dibagi dalam dua bagian, yaitu prosa lama dan prosa baru,
prosa lama adalah prosa bahasa indonesia yang belum terpengaruhi budaya barat,
dan prosa baru ialah prosa yang dikarang bebas tanpa aturan apa pun. Prosa
terbagi atas dua jenis, yaitu prosa lama dan prosa baru.
Lima
Komponen Dalam Prosa Lama :
1.
Dongeng-dongeng
2.
Hikayat
3.
Sejarah
4.
Epos
5.
Cerita pelipur lara
Lima
Komponen Dalam Prosa Baru :
1.
Cerita pendek
2.
Roman/ novel
3.
Biografi
4.
Kisah
5.
Otobiografi
- Nilai-nilai prosa fiksi
Sebagai seni yang bertulang punggung cerita,
mau tidak mau lcarya sastra (prosa fiksi) langsung atau tidak langsung
membawakan moral, pesan atau cerita. Dengan pezicataan lain prosa mempunyai
nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra. Adapun nilai-nilai yang
diperoleh pembaca lewat sastra antara lain :
- Prosa fiksi
memberikan kesenangan
Keistimewaan kesenangan yang diperoleh dan membaca fiksi adalah pembaca mendapatkan pengalaman sebagaimana mengalaminya sendiri peristiwa itu peristiwa atau kejadian yang dikisahkan. Pembaca dapat mengembangkan imajinasinya untuk mengenal daerah atau tempat yang asing, yang belum dikunjunginya atau yang tak mungkin dikunjungi selama hidupnya. Pembaca juga dapat mengenal tokoh-tokoh yang aneh atau asing tingkah lakunya atau mungkin rumit perjalanan hidupnya untuk mencapai sukses. - Prosa fiksi memberikan infonnasi
Fiksi memberikan sejenis infonnasi yang tidak terdapat di dalam ensildopedi. Dalam novel sexing kita dapat belajan sesuatu yang lebih datipada sejarah atau laporan jumalistik tentang kehidupan masa kini, kehidupan masa lalu, bahkan juga kehidupan yang akan datang atau kehidupan yang asing sama sekali. - Prosa fiksi
memberikan warisan kultural
Prosa fiksi dapat menstimuli imaginasi, dan merupakan sarana bagi pemindahan yang tak henti-hentinya dari warisan budaya bangsa. - Prosa memberikan
keseimbangan wawasan
Lewat prosa fiksi seseorang dapat menilai kehidupan berdasarkan pengalaman¬pengalaman dengan banyak individu. Fiksi juga memungkinkan labih banyak kesempatan untuk memilih respon-respon emosional atau rangsangan aksi yang mungkin sangat berbeda daripada apa yang disajikan dalam kehidupan sendiri.
- Kaitan ilmu
budaya dasar dengan puisi
Puisi
(dari bahasa Yunani kuno: ποιÎω/ποιῶ (poiéo/poió) = I create) adalah seni
tertulis di mana bahasa digunakan untuk kualitas estetiknya untuk tambahan,
atau selain arti semantiknya. Puisi adalah bentuk karangan yang tidak terikat
oleh rima, ritme ataupun jumlah baris serta ditandai oleh bahasa yang padat.
Kreativitas
Penyair Dalam Membangun Puisinya, yaitu ;
• Figura
bahasa
•
Kata-kata yang ambiquitas
•
Kata-kata berjiwa
•
Kata-kata yang konotatif
•
Pengulangan
Adapun
alasan-alasan yang Mendasari Penyajian Puisi Dalam IBD, yaitu salah satunya
adalah hubungan puisi dengan pengalaman hidup manusia. Perekaman dan
penyampaian pengalaman dalam sastra puisi disebut “pengalaman perwakilan”. Ini
berarti bahwa manusia senantiasa ingin memiliki salah satu kebutuhan dasamya
untuk lebih menghidupkan kembali pengalaman hidupnya dari sekedar kumpulan
pengalaman langsung yang tethatas.Dengan pengalaman perwakilan itulah
sastra/puisi dapat memberikan kepada para mahasiswa untuk memiliki kesadaran
(insight-wawasan) yang penting untuk dapat melihat dan mengerti banyak tentang
dirinya sendiri serta tentang masyarakat.
Sumber: https://deathneverlost.wordpress.com/2011/11/13/konsep-ilmu-budaya-dasar-dalam-kesusastraan/
Paper 4
1.
Puisi
Budaya ku
Budaya ku..
Begitu banyak pengagum mu
Begitu banyak ragam mu
Begitu indah melihat mu
Budaya ku..
Banyak Negara yang meniru mu
Meniru cantik nan indah dirimu
Merebut mu tanpa izin warga yang
memilikinya
Budayaku..
Janganlah kau selalu di rebut negara
lain
Direbut seperti tidak berharga
Sesungguhnya begitu mahal hargamu
seperti indahnya kau
Budayaku..
Kami para warga Indonesia akan
selalu mencintaimu
Akan selalu menggemari indahmu
Akan selalu menjaga harga dirimu,
kaulah budayaku
- Tema dan makna
puisi
Tema
puisi diatas adalah: kecintaan, dan kekaguman akan budaya
Makna
puisi diatas adalah, kecintaan pada budaya Indonesia, sedih hati karena direbutnya
budaya Negara Indonesia.
Sabtu, 26 September 2015
Tugas Ilmu Budaya Dasar (manusia dan kebudayaan) paper 1 dan paper 2
PAPER 1
Manusia
dan Kebudayaan
a.
Pengertian
Manusia
Secara bahasa manusia berasal dari kata “manu” dari
bahasa sansekerta, “mens” dari bahasa latin, yang berarti berpikir, berakal,
atau makhluk yang mampu berakal budi.
Secara umum manusia adalah makhluk sosial dimana dia
selalu membutuhkan orang lain, oleh karena itu manusia membutuhkan interaksi
dengan makhluk lain.
Di bawah ini beberapa pengertian manusia menurut
para ahli:
·
UPANISADS
Manusia adalah kombinasi dari unsur-unsur roh (atman), jiwa, pikiran, dan prana atau badan fisik.
Manusia adalah kombinasi dari unsur-unsur roh (atman), jiwa, pikiran, dan prana atau badan fisik.
·
OMAR MOHAMMAD AL-TOUMY
AL-SYAIBANY
Manusia adalah mahluk yang paling mulia, manusia adalah mahluk yang berfikir, dan manusia adalah mahluk yang memiliki 3 dimensi (badan, akal, dan ruh), manusia dalam pertumbuhannya dipengaruhi faktor keturunan dan lingkungan.
Manusia adalah mahluk yang paling mulia, manusia adalah mahluk yang berfikir, dan manusia adalah mahluk yang memiliki 3 dimensi (badan, akal, dan ruh), manusia dalam pertumbuhannya dipengaruhi faktor keturunan dan lingkungan.
· PAULA J. C & JANET W. K
Manusia adalah mahluk terbuka, bebas memilih
makna dalam situasi, mengemban tanggung jawab atas keputusan yang hidup secara
kontinu serta turut menyusun pola berhubungan dan unggul multidimensi dengan berbagai
kemungkinan.
b.
Hakekat
Manusia
Hakekat manusia adalah sebagai berikut:
1. Makhluk
yang memiliki tenaga dalam menggerakan hidupnya untuk memenuhi kebutuhannya.
2. Makhluk
yang memiliki sifat rasional, bertanggung jawab dalam tinkah laku intelektual
dan sosial.
3. Dapat
mengarahkannya kea rah yang positif, mengatur dan mengontrol dirinya, dan
menentukan nasibnya sendiri.
4. Makhluk
yang selalu berkembang dan berkembang selama hidupnya.
5. Makhluk
yang selalu berusaha untuk mewujudkan dirinya sendiri, membantu orang lain, dan
membuat dunia menjadi lebih baik.
6. Makhluk
tuhan yang kemungkinan memiliki sifat jahat atau baik.
7. Makhluk
yang sangat di pengaruhi oleh lingkungan sosial, bahkan ia tidak bisa hidup
tanpa lingkungan sosialnya.
c.
Kepribadian
Bangsa Timur
Bangsa timur di kenal sebagai bangsa yang ramah dan
sopan. Bangsa lain menyukai bangsa timur, karena memiliki kepribadian yang
tidak indiviualis dan suka tolong menolong.
Bangsa timur identik dengan penduduknya yang
sebagian besar berrambut hitam, berkulit sawo matang ada juga yang berkulit
putih, dan bermata sipit. Sebagian besar penduduk bangsa timur berpakaian sopan
dan tertutup, karena sebagian penduduk bangsa timur beragama islam dan
mengikuti norma yang ada. Namn zaman sekarang kebanyakan penduduk bangsa timur
mengikuti kebiasaan bangsa barat. Kebiasaan yang bertentangan dengan kebiasaan
penduduk timur.
Berikut kepribadian bangsa timur:
1. Hospitality
Maksud dari sifat ini adalah yang ramah dan sopan
serta mudah bersosialisasi.
2. Hardworking
Bangsa timur di kenal dengan kepribadian yang tidak
mudah menyerah, pekerja keras, rajin dan bersungguh sungguh.
3. Religious
and well cultured
Bangsa timur di kenal dengan ras dan kebudayaan.
Tidak hanya itu bangsa timur juga, hal utama yang menjadi pedoman bangsa timur
adalah tradisi dan agama.
4. Respect
for elders
Bangsa timur di kenal dengan bangsa yang menjujung
tinggi norma kesopanan.
5. Diligent
Karena dikenal sebagai bangsa yang rajin dan pekerja
keras, membuat bangsa timur menjadi bangsa yang cerdas.
6. Attached
to norms
Bangsa timur cenderung judgemental terhadap hal-hal
yang bertentangan dengan norma norma yang ada. Maka dari itu bangsa timur di
kenal sebagai bangsa yang menjunjung tinggi norma- norma bangsa itu sendiri.
7. Strong
family ties
Kebanakan bangsa timursangat bergantung pada keluarganya.
Kelurga menjadi faktor utama dalam mempertimbangkan karir atau jodoh.
Contoh kepribadian bangsa timur:
Setiap hari bekerja untuk mendapatkan uang, untuk
membeli kebutuhan yang di butuhkan.
PAPER 2
Manusia
dan Kebudayaan
a.
Pengertian
Kebudayaan
Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah,
yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai
hal-hal yang berkaitan dengan budi, dan akal manusia.
Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville
J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang
terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh
masyarakat itu sendiri
Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun
temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic.
Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan
pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan
struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala
pernyataan intelektual, dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.
Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan
yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian,
moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat
seseorang sebagai anggota masyarakat.
Menurut Selo Soemardjan, dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan
adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
Dari berbagai definisi tersebut, dapat diperoleh pengertian
mengenai kebudayaan adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan,
dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia,
sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak.
b. Unsur-unsur
Kebudayaan
Berikut unsur-unsur kebudayaan menurut para ahli:
1.
Melville J. Herskovits
menyebutkan kebudayaan memiliki 4 unsur pokok, yaitu:
a.
alat-alat teknologi
b.
sistem ekonomi
c.
keluarga
d.
kekuasaan politik
2.
Bronislaw Malinowski
mengatakan ada 4 unsur pokok yang meliputi:
a.
sistem norma sosial
yang memungkinkan kerja sama antara para anggota masyarakat untuk menyesuaikan
diri dengan alam sekelilingnya
b.
organisasi ekonomi
c.
alat-alat, dan
lembaga-lembaga atau petugas-petugas untuk pendidikan (keluarga adalah lembaga
pendidikan utama)
d.
organisasi kekuatan
(politik)
3.
Kluckhohn mengemukakan ada 7 unsur kebudayaan
secara universal (universal categories of culture) yaitu:
a.
bahasa
b.
sistem pengetahuan
c.
sistem tekhnologi, dan
peralatan
d.
sistem kesenian
e.
sistem mata pencarian
hidup
f.
sistem religi
g.
sistem kekerabatan,
dan organisasi kemasyarakatan\
c. Wujud
Kebudayaan
Menurut J.J. Hoenigman, wujud
kebudayaan dibedakan menjadi tiga: gagasan, aktivitas, dan artefak.
1.
Gagasan (wujud ideal)
Wujud ideal
kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan, nilai-nilai,
norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang
sifatnya abstrak tidak dapat diraba atau disentuh. Wujud kebudayaan ini
terletak di dalam kepala masyarakat. Jika masyarakat tersebut menyatakan
gagasan mereka itu dalam bentuk tulisan, maka hasil dari kebudayaan ideal itu
berada dalam karangan, dan buku-buku hasil karya para penulis masyarakat
tersebut.
2.
Aktivitas (tindakan)
Wujud ini sering di sebut sebagai sistem sosial.
Sistem sosial ini terdiri dari saling berinteraksi, mengadakan kontak, serta
bergaul pada manusia lainnya. Sifatnya konkret, ada di kehidupan sehari-hari, dapat
di amati, dan di dokumentasikan.
3.
Artefak (karya)
Artefak merupakan wujud kebudayaan hasil aktivitas,
perbuatan, dan karya manusia yang menghasilkan berupa benda, hal yang dapat di
raba, di rasakan, dan di dokumentasikan.
d. Orientasi Nilai Kebudayaan
Kluckhohn
dalam Pelly (1994) mengemukakan
bahwa nilai budaya merupakan sebuah
konsep beruanglingkup luas yang hidup dalam
alam fikiran sebagian besar warga suatu masyarakat, mengenai apa yang
paling berharga dalam hidup. Rangkaian konsep itu satu sama lain saling
berkaitan dan merupakan sebuah sistem nilai – nilai budaya. Secara
fungsional sistem nilai ini mendorong
individu untuk berperilaku
seperti apa yang ditentukan. Mereka
percaya, bahwa hanya dengan berperilaku seperti itu mereka akan
berhasil (Kahl, dalam Pelly:1994).
Ada lima masalah
pokok kehidupan manusia dalam setiap kebudayaan yang dapat ditemukan secara
universal. Menurut Kluckhohn dalam Pelly (1994) kelima masalah pokok tersebut
adalah: (1) masalah hakekat hidup, (2) hakekat kerja atau karya manusia, (3)
hakekat kedudukan manusia dalam ruang dan waktu, (4) hakekat hubungan manusia
dengan alam sekitar, dan (5) hakekat dari hubungan manusia dengan manusia
sesamanya.
Masalah Dasar Dalam
Hidup
|
Orientasi Nilai
Budaya
|
||
Konservatif
|
Transisi
|
Progresif
|
|
Hakekat Hidup
|
Hidup itu buruk
|
Hidup itu baik
|
Hidup itu sukar tetapi harus diperjuangkan
|
Hakekat Kerja/karya
|
Kelangsungan hidup
|
Kedudukan dan kehormatan / prestise
|
Mempertinggi prestise
|
Hubungan Manusia Dengan Waktu
|
Orientasi ke masa lalu
|
Orientasi ke masa kini
|
Orientasi ke masa depan
|
Hubungan Manusia Dengan Alam
|
Tunduk kepada alam
|
Selaras dengan alam
|
Menguasai alam
|
Hubungan Manusia Dengan Sesamanya
|
Vertikal
|
Horizontal/ kolekial
|
Individual/mandiri
|
e. Perubahan Kebudayaan
Perubahan (dinamika) kebudayaan adalah perubahan yang terjadi
akibat adanya ketidaksesuaian di antara unsur-unsur kebudayaan yang saling
berbeda, sehingga terjadi keadaan yang tidak serasi bagi kehidupan. Definisi
perubahan (dinamika) kebudayan menurut para ahli, antara lain sebagai berikut.
1. John Lewis Gillin dan John Philip Gillin
Perubahan kebudayaan adalah suatu variasi dari cara-cara hidup
yang disebabkan oleh perubahan-perubahan kondisi geografis kebudayaan material,
komposisi penduduk, ideologi maupun karena adanya difusi dan penemuan baru
dalam masyarakat tersebut.
2.
Samue Koenig
Perubahan kebudayaan menunjuk pada modifikasimodifikasi yang
terjadi dalam pola-pola kehidupan manusia. Modifikasi-modifikasi tersebut
terjadi karena sebab-sebab internal maupun eksternal.
3.
Selo Soemardjan
Perubahan kebudayaan adalah segala perubahan pada
lembaga-lembaga kemasyarakatan yang memengaruhi sistem sosial, termasuk
nilai-nilai, sikap, dan pola-pola perilaku di antara kelompok-kelompok dalam
masyarakat.
4.
Kingsley Davis
Perubahan kebudayaan adalah perubahan yang terjadi dalam
struktur masyarakat.
Faktor-faktor internal penyebab perubahan
kebudayaan, antara lain sebagai berikut.
·
Adanya ketidakpuasan
terhadap sistem nilai yang berlaku.
·
Adanya individu yang
menyimpang dari sistem nilai yangberlaku.
·
Adanya penemuan baru
yang diterima oleh masyarakat.
·
Adanya perubahan dalam
jumlah dan kondisi penduduk.
Faktor-faktor eksternal penyebab perubahan
kebudayaan, antara lain sebagai berikut.
·
Adanya bencana alam,
seperti gempa bumi, banjir, dan lainlain.
·
Timbulnya peperangan.
·
Kontak dengan
masyarakat lain.
f. Kaitan
Manusia dengan Kebudayaan
Manusia dan kebudayaan merupakan dua hal yang berkaitan sangat
erat satu sama lain. Secara sederhana hubungan manusia dan kebudayaan adalah
manusia sebagai perilaku kebudayaan, dan kebudayaan merupakan obyek yang di
laksanakan manusia. Dalam sosiologi manusia dan kebudayaan di nilai sebagai
dwitunggal, maksudnya walaupun keduanya berbeda tetapi keduanya merupakan satu
kesatuan. Manusia menciptakan kebudayaan, dan setelah kebudayaan tercipta maka
kebudayaan mengatur hidup manusia agar sesuai dengan kebudayaan itu. Dengan
demikian dapat di simpulkan bahwa manusia tidak dapat di simpulkan dari
kebudayaan, karena kebudayaan itu merupakan perwujudan dari manusia itu sendiri.
Apa yang ada pada suatu kebudayaan tidak akan jauh menyimpang dari manusia yang
membuatnya.
Contoh kaitan manusia dengan kebudayaan:
·
Kebudayaan atas faktor
ke daerahan
Adat-istiadat melamar di lampung dan minangkabau. Di minangkabau
biasanya pihak perempuan yang melamar, tetapi di lampung pihak laki laki yang
melamar.
·
Cara hidup di kota dan
di desa
Perbedaan anak yang di besarkan di kota dan di besarkan di desa.
Anak yang di besarkan di kota lebih terbuka dan lebih menonjol di antara
teman-temannya, sedangkan anak yang di besarkan di desa lebih percaya diri
sendiri dan sikap menilai.
·
Kebudayaan khusus
kelas sosial
Di masyarakat dapat kita jumpai beberpa kelas kelas sosial
seperti, kelas sosial rendah, kelas sosial menengah, dan kelas sosial tinggi. Missal
cara berpakaian, etika, bahasa sehari-hari, dan cara mengisi waktu luang.
·
Kebudayaan atas dasar
agama
Berbagai masalah yang ada pada agama pun melahirkan kepibadian
yang berbeda-beda.
·
Kebudayaan berdasarkan
profesi
Misalnya, seorang militer mempunyai kepribadian yang sangat erat
dengan tugasnya. Keluarganya juga sudah biasa berpindah tempat tinggalnya.
nama: mutiara deviani
kelas: 1pa14
npm: 14515864
Langganan:
Postingan (Atom)